Jumat, 12 Agustus 2016

Rindu dalam diam, peduli dalam bayangan

Aku kira hati ini akan tentram karna aku sudah memutuskan.
Tapi dia datang....
Dia...
Yang dalam diam aku peduli...
Dia...
Yang dalam kedamaian, datang memberi kegamangan
Dia..yang menjadi harapan banyak orang
Dan aku hanya tertawa dalam kegetiran
Karna setiap dia dia yang Kudamba, aku tiada sendiri
Maafkan aku wahai dia
Dia karna dia menjadi pengingat akan getirku pada dia dia lain yang pernah Kudamba
Dia jadi perlambang pada damba damba yang menjadi hampa
Damba yang menjadi perih
Tidak wahai dia, itu bukan salahnya
Tp salahku, kenapa aku bisa mendamba lagi
Tidak...aku memutuskan tak bisa
Karna ada dia yang sudah kumiliki
Yang menjadi pengobat hariku
Dan penyembuh sakit ku dari kehampaan
Maka wahai dia
Biarkan aku rindunya
Dalam diamku
Peduli dalam bayangku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar